KODE PROMO WEBSITEJUARA, DISKON 500.000
main-logo
Tim Web Ekspor06 Apr 2026

Biaya Admin Marketplace Indonesia 2026: Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop

Biaya Admin Marketplace Indonesia 2026: Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop

Berjualan di marketplace memang mudah untuk memulai. Tapi sudahkah kamu menghitung berapa total potongan yang diambil dari setiap penjualanmu? Di tahun 2026, hampir semua marketplace besar di Indonesia menaikkan biaya admin dan komisi mereka.

Artikel ini merangkum rincian biaya terbaru dari Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop agar kamu bisa menghitung dengan tepat berapa sebenarnya keuntungan bersih dari setiap transaksi.


Biaya Admin Shopee 2026

Shopee menerapkan biaya administrasi berdasarkan kategori produk dan status toko (Non-Star, Star, Star+, atau Shopee Mall). Per Januari 2026, biaya admin Shopee mengalami kenaikan signifikan.

Rincian Biaya per Kategori

  • Kategori A (Fashion, FMCG, Lifestyle): 10%
  • Kategori B (Elektronik tertentu, Perawatan Kulit): 9% – 9,5%
  • Kategori C (Susu Formula, Suplemen): 6,5% – 6,75%
  • Kategori D (Elektronik High-End): 5,25%
  • Kategori E (Logam Mulia, Perhiasan): 4,25%
  • Kategori Khusus (E-Money, Tiket): 2,5%

Biaya Tambahan

  • Biaya layanan pre-order: tambahan 3% per kuantitas produk (berlaku sejak Januari 2026)
  • Biaya pengiriman: tergantung jasa kirim dan program gratis ongkir

Cara Perhitungan

Biaya admin dihitung dari harga netto (harga setelah diskon seller). Contoh: jika kamu jual jaket seharga Rp 250.000 dengan diskon Rp 50.000, biaya admin 10% dihitung dari Rp 200.000 = Rp 20.000 per transaksi.

Total Efektif

Untuk produk fashion (kategori A), total potongan bisa mencapai 10-13% sebelum biaya iklan. Dengan iklan Shopee yang hampir wajib untuk bersaing, total bisa mencapai 15-25% dari harga jual.


Biaya Komisi Tokopedia 2026

Tokopedia (kini terintegrasi dengan TikTok Shop) menerapkan dua jenis biaya komisi untuk seller.

Biaya Komisi Platform

  • Untuk sebagian besar kategori: 6,97% (sudah termasuk pajak)
  • Untuk sub-kategori tertentu dengan tarif 10%: mendapat diskon 20%, sehingga tarif efektif 8%
  • Seller yang menggunakan fitur GMV Max mendapat komisi platform lebih rendah (sejak Februari 2026)

Biaya Komisi Dinamis

Selain komisi platform, Tokopedia mengenakan Biaya Komisi Dinamis berdasarkan harga produk dengan batas maksimal Rp 40.000 per item. Biaya ini berlaku untuk semua seller Indonesia.

Biaya Tambahan

  • Pre-order: tambahan 3% per produk terjual
  • Biaya pemrosesan order: Rp 1.250 per pesanan terkirim

Total Efektif

Total potongan Tokopedia bisa mencapai 8-12% sebelum iklan. Dengan TopAds yang diperlukan untuk visibilitas, total bisa 12-20% dari harga jual.


Biaya Komisi Lazada 2026

Lazada menerapkan biaya komisi berdasarkan kategori produk dengan batasan maksimal per item. Perubahan terbaru berlaku sejak Februari 2026.

Komisi per Kategori

  • Produk non-elektronik: 1,5% – 6%, maksimal Rp 20.000 per produk
  • Produk elektronik: 4%, maksimal Rp 10.000 per produk
  • Seluruh biaya sudah termasuk PPN

Biaya Proses Pesanan

  • Rp 1.250 per pesanan (termasuk pajak)
  • Berlaku untuk penjual Marketplace, LazMall, dan MP3
  • Dikenakan bagi seller yang sudah bergabung lebih dari 90 hari

Total Efektif

Total biaya admin Lazada biasanya 4-8% tergantung kategori. Dengan iklan Sponsored Products, total bisa mencapai 8-15% dari harga jual.


Biaya Komisi TikTok Shop 2026

TikTok Shop (terintegrasi dengan Tokopedia) menerapkan biaya komisi yang bervariasi berdasarkan kategori produk dan jenis toko.

Biaya Komisi Platform

  • Tarif dasar: 6,97% – 10% tergantung kategori
  • Sub-kategori dengan tarif 10% mendapat diskon 20%, menjadi 8% efektif
  • Penjualan via LIVE streaming mendapat tarif komisi lebih rendah
  • Seller yang menggunakan Shop Ads mendapat potongan komisi berdasarkan rasio pengeluaran iklan terhadap GMV

Biaya Pemrosesan Order

  • Rp 1.250 per pesanan yang berhasil terkirim
  • Tetap dikenakan meskipun terjadi retur

Biaya Tambahan

  • Pre-order: tambahan 3% per produk terjual
  • Komisi affiliate: seller menentukan sendiri, umumnya 5-20% dari harga produk
  • Biaya konten/influencer: bervariasi tergantung kreator

Total Efektif

TikTok Shop adalah marketplace dengan biaya efektif tertinggi. Dengan komisi platform, biaya pemrosesan, komisi affiliate, dan biaya konten, total bisa mencapai 15-30% dari harga jual.


Perbandingan Biaya Marketplace 2026

MarketplaceKomisi PlatformBiaya TambahanTotal Efektif (tanpa iklan)Total dengan Iklan
Shopee4,25% – 10%Pre-order 3%, ongkir6 – 13%15 – 25%
Tokopedia6,97% – 8%Dinamis maks Rp40rb, pre-order 3%8 – 12%12 – 20%
Lazada1,5% – 6%Proses pesanan Rp1.2504 – 8%8 – 15%
TikTok Shop6,97% – 10%Proses Rp1.250, affiliate 5-20%8 – 12%15 – 30%

Dampak pada Keuntungan Bisnis

Mari kita hitung dengan contoh nyata. Jika kamu menjual produk fashion seharga Rp 200.000 dengan modal Rp 100.000 (margin 50%):

  • Di Shopee: potongan 10% admin + 5% iklan = Rp 30.000. Untung bersih: Rp 70.000
  • Di Tokopedia: potongan 8% komisi + komisi dinamis + 5% iklan = ~Rp 28.000. Untung bersih: Rp 72.000
  • Di TikTok Shop: potongan 8% komisi + 10% affiliate = Rp 36.000. Untung bersih: Rp 64.000
  • Di website sendiri: biaya payment gateway ~2,5% = Rp 5.000. Untung bersih: Rp 95.000

Selisih keuntungan antara marketplace dan website sendiri bisa mencapai Rp 25.000 – 31.000 per transaksi. Kalikan dengan ratusan transaksi per bulan, dan perbedaannya sangat besar.


Alternatif: Punya Website Toko Online Sendiri

Dengan biaya marketplace yang terus naik setiap tahun, semakin banyak seller yang mulai membangun website toko online sendiri sebagai channel penjualan utama.

Keuntungan website sendiri dibanding marketplace:

  • Tidak ada komisi per transaksi — hanya biaya payment gateway ~2,5%
  • Biaya tetap dan predictable — mulai dari Rp 1 jutaan/tahun
  • Data pelanggan milik kamu — bisa digunakan untuk repeat order
  • Branding sendiri — pembeli mengingat brand kamu, bukan marketplace

Kamu bisa membuat website toko online profesional dengan biaya yang jauh lebih rendah dibanding total potongan marketplace dalam setahun.


Kesimpulan

Biaya admin marketplace Indonesia di 2026 terus meningkat. Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop semua menaikkan biaya komisi dan menambahkan biaya-biaya baru.

Bagi seller yang sudah memiliki basis pelanggan, membangun website toko online sendiri adalah langkah strategis untuk memaksimalkan keuntungan. Marketplace tetap bisa digunakan sebagai channel akuisisi, sementara website sendiri menjadi channel utama dengan margin yang jauh lebih besar.

Sumber data:

    contact